Halaman UtamaKorupsi dan MoralKorupsi dan PendidikanKorupsi dan SDMInfo KorupsiSaran KitaForum KorupsiPendidikan Network

Disini Anda dapat bersuara mengenai hal-hal Korupsi,   berkomunikasi dengan teman-teman dan kolega di Indonesia yang Anti-Korupsi,   menulis Aspirasi Anda terhadap Masa Depan Bangsa,   &    dapat memasang Berita mengenai Kegiatan Anti-Korupsi.
Suara Yang Peduli Bangsa Indonesia
Musuh Kita di Dalam Negeri
Enemy of HRD
English
Language

Korupsi dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Keadaan SDM di Indonesia termasuk suatu hal yang sangat memprihatinkan. Biar orangtua bekerja 24jam per hari agar anaknya dapat lulus dari universitas, anaknya belum tentu mendapat pekerjaan yang diharapkan kalau tidak punya koneksi atau banyak uang.

Berarti, Indonesia di dalam perkembangan tidak menggunakan SDM yang paling mahir dan pandai tetapi hanya yang berkoneksi keluarga (nepotisme) atau yang ikut kebiasaan korupsi. Negara kita, yang dalam keadaan sangat sulit, perlu semaksimal mungkin menggunakan SDM yang paling mahir kalau ingin cita-cita kita kesampaian.

Saran Anda
(Saran Anda dapat dipasang di sini)

Name: doeng
Saya: Konsultan dari bandung
E-Mail: undrewz@hotpop.com
Type of Input: SDM

Comments:
Sampai saat ini belum pernah ada pemerintah (baca:presiden) di indonesia yang memperhatikan betul-betul masalah SDM. Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan hanya sekedar 'lips service' dan bahan 'jualan' saat kampanye.

Mereka lebih mementingkan pembangunan fisik yang hasilnya bisa langsung dinikmati dibanding membangun SDM yang baru akan terlihat hasilnya 30 tahun mendatang. "Memangnya pada saat itu kami masih jadi presiden?" mungkin begitu pikiran mereka.

Sepertinya mereka merasa 'rugi' dan tidak 'terlihat sukses' pada masa jabatannya apabila membangun SDM yang hasilnya hanya akan dituai pada masa jabatan penerus mereka. "Gua yang nanem, orang laen yang metik" memang susah kalau setiap pejabat sekarang ingin terlihat jadi 'pahlawan' ingin hasil yang serba 'instant' dan selalu dinilai 'sukses'.
Date: 22 Sept 2004


Name: Supian
Saya: Mahasiswa dari Samarinda
E-Mail: spn_nr@yahoo.com
Type of Input: SDM

Comments:
Korupsi mungkin Bisa berkurang kalau saja yg pernah memberikan uang suap dan sudah bekerja mengikhlaskan uangnya, dan bisa bekerja dgn penuh tanggung jawab serta tidak membalas dgn menerima suap dari calon pekerja baru. jangan jadikan test masuk pegawai jadi formalitas, karena uang suap atau karena nilai NEM yg tinggi dijadikan patokan. karena NEM yg tinggi belum tentu benar-2 murni.
Date: 28 September 2004


Name: Vicky
Saya: Masyarakat dari Ende, Flores NTT
E-Mail: elpublo
Type of Input: SDM

Comments:
Peningkatan SDM merupakan sebuah keharusan yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah. Melalui bidang pendidikan SDM masyarakat kita diharapkan akan mampu bersaing dengan bangsa lain. Masalahnya adalah selain dana pendidikan yang terbatas kalau tidak mau kita katakan sangat kecil dari APBN, juga terdapatnya berbagai kasus korupsi yang terjadi di dalam dunia pendidikan. Sehingga demikian jangan kita harapkan terjadinya perubahan dalam dunia pendidikan. Untuk itu pemerintahan mendatang harus mampu memberantas berbagai tindakan korupsi yang dilakukan diberbagai bidang termasuk bidang pendidikan.
Date: 8 Oktober 2004


Name: wawan
Saya: Masyarakat dari jogja
E-Mail: denbaguse_sastro@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
Perlu sosialisasi tindakan apa yang harus dilakukan apabila kita mengetahui ada indikasi kejahatan korupsi di lingkungan kerja kita. Kalo lapor harus lapor ke mana? ke polisi, langsung ke KPK ato LSM ? kemudian apa perlindungannya bagi si pelapor ? sebab salah-salah si pelapor bisa dituduh melakukan pencemaran nama baik karena tidak bisa menunjukkan bukti dugaan korupsi. Padahal seperti kita tahu membuktikan korupsi bukan hal yang mudah, dan pelaku korupsi biasanya orang-orang penting di suatu institusi.
Date: 16 Desember 2004


Name: Eko Susi R
Saya: Masyarakat dari jakarta
E-Mail: ekosusi@clgi.or.id
Type of Input: Informasi

Comments:
adakah tulisan mengenai korupsi dari sudut pandang ekonomi, mengapa terjadi, apa faktor penyebabnya, dan bagaimana memberantasnya
Date: 20/12/04


Name: krr
Saya: Mahasiswa dari jogjakarta
E-Mail: anakpao@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
TOLONG DIBERANTAS KORUPSI YANG MERAJALELA DIKABUPATEN TOBA SAMOSIR ...
Date: 18


Name: Sutrisno
Saya: Dosen dari Univ. Swasta
E-Mail: sutrisno@len.co.id
Type of Input: SDM

Comments:
Selama ini yang sering disebut ujung tombak pemberantasan korupsi adalah Polisi, Jaksa dan Hakin. Menutut saya ada yang lebih ujung lagi dari ujung tombak pemberantasan korupsi yaitu : BPK, BPKP, Publik Auditor, Irjen dll. Sebetulnya kalau mau, penyimpangan keuangan hampir tidak ada yang bisa lolos dari auditnya lembaga-lembaga tersebut.

Masalahnya lembaga-lembaga tersebut umumnya kolusi dengan yang diudit. Oleh karena itu tindakan pemerintah adalah menempatkan orang2 pada lembaga2 tersebut orang-orang yang bermoral dan punya nyali. Bila hal ini dilakukan, dan para auditor berani mempublikasikan hasil temuannya, maka para koruptor akan mudah ditangkap. Kalau polisi tidak mau menangkap, manyarakat yang akan mengadili.
Date: 14- Maret 2005


Name: Mario Andrew
Saya: Mahasiswa dari FTI UGM
E-Mail: indiesgothic@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
Saya mau pesan ke KPK, tolong Bupati dan Pejabat2 Kabupaten Nabire diproses segera. Mereka udah menyengsarakan masyarakat disana. Ekonomi di Nabire hancur. Bahkan sebelum Gempa pun udah parah, diperparah lagi dg GEMPA. Dana Gempa ditilep sama Bupati dan Pejabat. Gedung DPR seharga 22 M jadi bukti serakahnya pejabat NABIRE. 22 M tinggal kenangan dilahap gempa 6,9 skala richter saat ini runtuhannya hanya ditutupi alang2. BBM mahal sangat Mahal. SPBU cuma 1 di NABIRE, pengusaha SPBU menyogok BUPATI supaya jg ada Pengusaha SPBU laen (DOMINASI ). masyrakat terpaksa ngantri panjang2 buat dapetin BBM. Waktu SBY berkunjung ke Nabire, masyarkat yg lagi ngantri di depan SPBU ( Lokasinya di Pusat Kota NABIRE ) disuruh bubar dulu sampai rombongan PRESIDEN melewati jalan tersebut. Begitu pula dg Listrik. Sebelum dan sesudah Gempa ttp aja mati2 terus. Seminggu diadakan pemadaman 3 kali. Alasannya mesin rusak, alasan Klise dari sejak 2-3 tahun lalu. Berikutnya harga barang2 di Nabire 2 kali lipat mahal. Kota paling mahal barangnya di PAPUA bahkan bisa dikatakan di INDONESIA. Kenapa mahal ? Pelabuhan Laut rusak, pihak PEMDA tidak turun tangan sampai skrg ( udah 6 bln ), otomatis pengusaha harus menaikan harga barang untuk mengimbangi pembayaran penyewaan tongkang pengangkutan barang. Pelacuran marak, MIRAS, Kekerasan, merajalela, bahkan aparat (Polisi / ABRI ) sering saya temui mabuk2an dan berada di tempat2 pelacuran. Bahkan Gempa pun sampai sekarang masih terjadi di Nabire. Keluarga saya sendiri sejak gempa pertama dan kedua sampai skrg tidak pernah mendapat bantuan apa-apa. Proyek rumah tahan gempa hanya untuk pegawai negeri saja. rakyat biasa mana bisa dapet rumah itu ? Dimana Kalian Pemerintah ? saya sangat sedih dg keadaan NABIRE, tidak kaya dulu lagi waktu saya masih kecil. Tega2nya kalian Pemerintah bersenang2 diatas penderitaan rakyat kecil. Tolong KPK / Pemerintah segera mengatasi hal ini secepatnya. Udah menderita karena Gempa ditambah lagi dg keadaan ekonomi yg tambah parah. Menangis hati saya. Saya sebagai Mahasiswa mohon agar kritik saya ini ditanggapi secepatnya. Mudah2an Tuhan selalu mendengarkan DOA umatnya yg menderita. Terimakasih.
Date: 10 april 2005


Name: danang suryatmodjo
Saya: Mahasiswa dari UII
E-Mail: dino_danang@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
saya menilai kinerja KPK saat ini memeng belum optimal, karena masih banyak para pengusaha yang bisa bernapas bebas di luar sana? sedangkan korupsi pada tingkat eksekutif belum sama sekali tersentuh oleh KPK. dan saya menilai kasus korupsi Mulyana W Kusuma hanya akibat dari suatu sentimen politik yang negatif terhadap KPU. saya ingin menanyakan Otoritas KPK sebagai suatu lembaga yang bertugas menangani korupsi apakah di dalamnya sudak dapat dipastikan sudah bersih dari tindak kejahatan tersebut? kalau belum berarti selama ini KPK hanya mencari tameng saja, untuk menutupi kebobrokan dalam tubuh KPK!.
Date: 7 mei 2005


Name: doni
Saya: Guru dari tangerang
E-Mail: doni345@yahoo.com
Type of Input: SDM

Comments:
menurut saya tdk semua yang mengenakan seragam guru itu koruptor.mungkin saya yang mengenakan seragam ini sedikit tersinggung! dan itu tergantung masing-masing pribadi. Saya pribadi sebangai guru terkadang merasa serba salah, dipihak lain di tuntut untuk berpihak kepada kepsek dan dipihak lain kepada wali murid. tidak sepenuhnya pendidikan mahal itu salah guru. karena menurut saya guru hanyalah seorang bawahan kepsek, dan kepsek juga bawahan. kalaupun ada yang dipersalahkan bukan menyalahkan bawahan, tapi orang2 yang duduk di dinas. dan seharusnya walkot yang seharusnya dituding, kenapa biaya sekolah sampai membengkak!.
Date: 10 mei 2005


Name: nur komariah
Saya: Mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta
E-Mail: nurkireina@yahoo.com
Type of Input: SDM

Comments:
mengapa pendidikan mahal? memang itu merupakan sebuah dilema bagi bangsa kita, dimana pemerintah menggalakkan program wajib belajar tetapi biaya pendidikan dari hari ke hari semakin tinggi, kalau seperti ini terus bangsa kita akan terjebak dalam kebodohan global, karena banyak siswa yang berprestasi dan berkompeten tidak dapat mewujudkan cita-citanya melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi karena permasalahan yang klasik yaitu biaya.

kenapa kita tidak dapat melaksanakan pendidikan gratis seperti di malaysia dan negara berkembang lainnya? kaena oknum oknum di bidang pendidikan yang menyunat biaya yang sudah dialokasikan dari pemerintah, sehingga biaya untuk pendidikan yang sampai ke tangan rakyat sangat kecil. diskursus mengenai pendidikan ini juga hadir dari oknum sekolah, bayangkan antara sekolah negri yang satu dengan yang lain biayanya berbeda beda, bahkan ada sekolah negeri yang biayanya sangat mahal, dengan alasan sekolah favorit, unggulan dan lain-lain. jadi bukan masayrakatnya yang harus disalahkan, karena masyarakatpun telah berjuang untuk mendapatkan pendidikan yanga murah, jadi moral oknum dalam ruang lingkup pendidikan yang harus diperbaiki. terima kasih
Date: 11 mei 2005


Name: anjar pujiyanti
Saya: Mahasiswi dari UNS Surakarta
E-Mail: anjar_soiler@palsa.com
Type of Input: SDM

Comments:
Fenomena korupsi seolah sudah membudaya di negara tercinta ini. Dasar mereka yang melakukan tak takut DOSA!!!. Allah itu Maha melihat. Percayalah mereka pasti mendapatkan balasannya. Apalagi korupsi di dunia pendidikan, wah bisa berabe. Pendidikan adalah hal yang sangat vital dalam peningkatan SDM. Mau tertinggal lagi kita dengan negara-negara lain?. Terkadang jadi pushiiing sendiri melihat keadaan ini.

Terkadang kita selalu menghakimi orang lain dengan berbagai pendapat. Alangkah baiknya kita juga mengaca diri, apakah kita sering melakukan korupsi?. Sebagai contoh kita sebagai mahasiswa ataupun siswa terkadang juga melakukan korupsi. Korupsi waktu misalnya. Nah, itu juga merupakan bentuk kecil dari korupsi dari sekian bentuk korupsi yang mungkin tidak kita sadari. Semoga kita termasuk orang-orang yang jauh dari korupsi. Amin. Sukron.
Date: 12 Juni 2005


Name: Endarto
I am a/an: Citizen dari semarang-jateng
E-Mail: setup_informatian@yahoo.com
Type of Input:
Comments:
mengapa penanganan korupsi di tubuh POLRI sangat lamban, dan dilain sisi banyak keputusan dan peraturan-peraturan yang sengaja dibutakan, seperti halnya pengurusan sim, STNK yang sebenarnya merupakan lahan korupsi terbesar, coba kita hitung berapa juta orang yang mengurus SIM dan STNK perharinya, belum lagi adminstartif soal penegecekan BPKB, mengambil Kendaraan bermotor yang hilang harus membayar biaya yang tidak sedikit DAN DI TOLONG DICATAT SEMUA BIAYA YANG TERSEBUT DIATAS TIDAK ADA BUKTI PEMBAYARANNYA ATAU KWITASI, INIKAN PUNGLI TOLONG DENGAN SANGAT APARAT POLRI DITERTIBKAN JANGAN SEPERTI SEKARANG TERJADI PREMANISME DAN "PEMERESAN SECARA HALUS", PENINDASAN KEPADA MASYARAKAT MANA BUKTINYA KALO POLISI SIAP MELAYANI DAN MELINDUNGI SLOGAN OMONG KOSONG YANG SEMUANYA ITU UNTUK MENUTUPI BAHWA SEBENARNYA UNTUK MELAKUKAN PELAYANAN DAN PERLINDUNGAN ITU POLRI MEMINTA IMBALAN YANG BESAR, SEPERTINYA PEMERITAH DAN KPK JUGA TUTUP MATA.......SAYA BERDUKA ATAS PENINDASAN POLRI KEPADA MASYARAKAT
Date: 10/06/2005


Name: woyo
Saya: Pegawai Negeri dari jakarta
E-Mail: ws_woyo@plasa.com
Type of Input: Informasi

Comments:
untuk sekedar informasi, yang paling krusial di negara ini adalah badan/organisasi yang bener mau memberantas korupsi, yg saya tahu badan struktural yg ada tugasnya mencari2 kesalahan untuk UUD ini yg parah jadi si pengelola proyek mati2an cari duit buat nutup mereka, ada saja alasan yg dicari2, dari yg ringan2 sampai yg parah (klo yg ini makanan empuk, si korban bener2 jadi sapi perahan bangettt) jadi salah satu solusi untuk memberantas kosupsi, tolong ganti semua orang yg berada di bagian pemeriksa baik tingkat pusat sampai kedaerah, mereka sudah berurat berakar, link mereka bener2 busett. semoga apa yg disampaikan ini bermampaat, trims
Date: 25-juni-2005


Name: Victor
Saya: Pegawai Negeri dari Kota Pematangsiantar
E-Mail: victorpgbn@plasa.com
Type of Input: SDM

Comments:
Mohon kiranya KPK dapat meninjau ke daerah yang terkecil seperti Pematangsiantar yang di Sumatera Utara. Dimana Badan Kepegawaian Daerah tidak pernah menempatkan pegawainya pada posisi yang benar, bahkan saya sebagai PNS sudah 4 tahun tidak pernah diperhatikan dan ditempatkan pada posisi yang benar. Badan Kepegawaian Daerah Kota Pematangsiantar masih berlandaskan SUMUT (semua urusan musti uang tunai) untuk menempatkan pegawai. Kiranya KPK dapat menindaklanjuti Badan Kepegawaian Daerah yang. Semoga KPK makin jaya selalu.
Date: 28 Juni 2005


Name: Max Samaduda
Saya: Masyarakat dari Teluk Bintuni Papua
E-Mail: marcorensa@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
Saya informasikan bahwa, di kabupaten Teluk Bintuni ada dugaan staf keuangan ..... Teluk Bintuni melakukan korupsi sebesar kurang lebih 10 Milyard Rupiah. Ini terbukti dengan beberapa staf keuangannya memiliki kurang lebih 10 mobil, rumah mewah rumah makan dan usaha-usahan lain. Untuk itu, melalui situs ini kami mohon pihak KPK melakukan investigasi terselubung untuk memperoleh bukti-bukti tersebut, kami sebagi masyarakat sangat mengharapkan bantuan bapak2 di KPK untuk segera lakukan aksi, masyarakat kami banyak mengeluh terhadap masalah ini. Demikian informasi ini, kami sampaikan yang sebenar-benarnya. Bapak2 dapat menghubungi kami di hp. 08124881775, terima kasih.
Date: 1 Juli 2005


Name: Joko Intarto
Saya: Masyarakat dari Jakarta
E-Mail: jto@indopos.co.id
Type of Input: Informasi

Comments:
Untuk yang ingin mengikuti berita pemberantasan korupsi, harian Indo Pos membuka rubrik Antikorupsi sehalaman setiap hari. Indo Pos satu-satunya koran yang membuka rubrik Antikorupsi di Indonesia. Anda bisa menyumbang ide, saran dan data untuk halaman Antikorupsi dan jadikan Antikorupsi wadah gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Date: 15 Juli 2005


Name: Harso Widagdo
Saya: Masyarakat dari Pamulang, Tangerang.
E-Mail: harso_widagdo@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
Kita harus melakukan kampanye untuk bersikap anti korupsi kepada semua orang Indonesia. Kita semua sudah menjadi korban tindak korupsi baik secara langsung atau tidak langsung. Untuk itu kita harus menyikapi tindak korupsi sebagai musuh bersama rakyat Indonesia. Karenanya setiap tindakan atau gerakan memberantas korupsi harus kita dukung, apakah itu dilakukan oleh Polisi, Kejaksaan, dll.
Date: 21/07/2005


Name: Yosep
Saya: Masyarakat dari Solo
E-Mail: Yoddyant@Wongsolo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
Mohon alamat situs KPK (Komisi pemberaqntasan Korupsi)
Date: 30-Jul-2005


Name: ronny hendarta
Saya: Masyarakat dari indonesia raya
E-Mail: ronny_hmhn@yahoo.com
Type of Input: Informasi

Comments:
saran aja bagaimana kalau anggota MPR/DPR RI itu dipangkas aja jadi 100 orang dan gaji mereka itu bisa untuk pendidikan atau sarana yang lainnya daripada tiap bulan negara gaji mereka tapi tak ada hasilnya sama sekali buat kemakmuran bangsa ini...
Date: 21 september 05


Name: Husni Thamrin
Saya: Guru dari Bandung
E-Mail: husnithamrin2005@yahoo.co.id
Type of Input:
Comments:
Sejak Reformasi bergulir tahun 1998, bangsa ini sudah menginginkan Indonesia bebas KKN, tapi kenyataannya masih jauh panggang dari api. Oleh sebab itu saya mengusulkan agar pemerintah / DPR segera membentuk undang-undang pembuktian terbalik kepada orang atau oknum yang disinyalir melakukan korupsi.
Date: 24 Oktober 2005


Name: dr.azhari
Saya: Masyarakat dari kolom
E-Mail: hell90star@yahoo.com.sg
Type of Input: Informasi

Comments:
bulan ramadhan bulan yang suci. hey pejabat ingat dong! gak kasihan sama rakyat kecil, selalu di bohongi. pejabat gak pernah tau hukum islam baca kitab al quran & hadits. gak takut mati?? gak takut kena rahasia illahi?? padahal sudah banyak contohnya pejabat makan uang haram gak takut mati????
Date: 25oktober2005


Name: Nandi
Saya: Siswa dari Magelang
E-Mail: nandicute@bluebottle.com
Type of Input: SDM

Comments:
Korupsi Asal dilakukukan sebanyak mungkin orang malah tidak akan mengangu stabilitas. Sebab orang yang korup nantinya juga akan di korup pihak di atasnya.

Jadi, yang di dalam sistem beruntung, tetapi semua masyarakat lain rugi dan negara kita tidak maju, apa lagi pendidikan. Ok???
Salam Hormat, Webmaster

Date: 29/11/05


Name: The Kayabayan
Saya: Pengamat dari Garut
E-Mail: Kabayan_grt@plasa.com
(E-Mail saja Tidak Benar!)
Type of Input: Informasi

Comments:
rang/SDM yang bisa ber-KKN di instansi manapun di negara ini, itu orang hebat lho, tetapi berpenyakit/mengendap virus ganas (lebih hebat dari HIV or Flu Burung) di dalam dirinya.

Baiknya Jangan dihukum terlalu berat dulu, rehabilitasi aja, Kalo perlu di RS Jiwa. N'tar kalo udah sembuh berguna bagi semua (negara).

Wassalam,.... The Kabayan.... Eng...Ing...Eng...! MERDEKA!!!!

Terima kasih "The Kabayan".
Saran dari Webmaster:

Saya ingin tanya, apakah anda sendiri adalah koruptor???

Hebat? Hebat itu kalau seorang membuat sesuatu yang luar biasa!
Di Indonesia korupsi sudah biasa sekali, tidak ada hebatnya!

Sejak kapan kita memanggil "maling" hebat? Jangan salah, mereka hanya maling! Maling ayam saja dibakar oleh masyarakat!


Korupsi hanya menunjukan kerakusan dan ketidakpedulian mereka kepada orang lain.

Tidak ada ampun dari mereka, mereka masih melakukan korupsi terus walapun saudaranya sendiri (rakyat) pusing dan tidak dapat makan yang bergizi sampai makan daun yang beracun.

Penyakit "tidak", Jahat "ya" !

Karena mereka rakus tanpa batas negara ini sudah bankrut. Tidak ada uang untuk rehabilitasi mereka, mereka sudah mencuri semua kekayaan dan Warisan Bangsa Indonesia! Apa lagi masa depanya, yaitu pendidikan.

Sekarang sudah giliran masyarakat, dan masyarakat harus diperhatikan!!!

Webmaster

Date: 14-02-2006


Name: Santoso
Saya: dari SDM
E-Mail: Sckronegoro@yahoo.com
Type of Input: SDM

Comments:
Dibutuhkan komitmen dan perjuangan yang kuat untuk dapat mendongkrak mutu SDM Indonesia. Salah satunya komitmen moral, komitmen dalam pendanaan dan komitment dalam rekruitmen manusia pengelolanya untuk dapat membangun Indoensia yang lebih maju dan bermartabat. Bagaimana kita bisa maju wong memilih 11 pemain sepakbola aja susah. Negeri yang berpenduduk 210 juta lebih. Masak kalah melawan negara-negara kecil yang merdekanya belakangan. Kita lebih dulu. Hooopo tumoon.
Date: 13-3-2007


Name: Irsa Ariabaya Pithuwalu
Saya: Masyarakat dari Lampung
E-Mail: irsa_pithuwalu@yahoo.co.id
Type of Input: SDM

Comments:
Susah memang, seharusnya hukum memberikan ketenangan, kenyamanan, kepercayaan kepada masyarakat. tetapi sumber daya manusia penegak hukum kita semata-mata hanya mencari uang dengan tidak mempertimbangkan hati nurani mereka. hukum berlaku untuk orang yang punya uang dan kekuasaan. tidak untuk masyarakat. Usulan tuk SDM yang berkecimpung di badan hukum coba pakai nurani......
Date: 17 maret 2007


Name: kopjen
Saya: Masyarakat dari masyarakat
E-Mail: kimbsa@yahoo.com
Type of Input: SDM

Comments:
bp indonesia tidak serius tanggapi aspirasi masyarakat suku sebyar selaku pemilik selaku pemilik hak ulayat atas gas alam cair yang akan di kelola oleh pihak bp inngris
Date: 25-03-2007


Mengunjungi:
Aspirasi Pendidikan Kita
Kunjungi Korupsi Org
Pendidikan Network Indonesia
Pendidikan Network

Untuk yang Peduli Pendidikan

HOME