SD & SLTPSekolah MenengahPerguruan TinggiPendidikan Network IndonesiaTeknologi & PendidikanSains & TeknologiMajalah Teknologi Indonesia
Kalau koruptor mencuri uang dan kekayaan kita, dan kita diam saja, salah sendiri. Tetapi malu, malu, malu kita kalau kita diam sambil melihat mereka mencuri masa depan anak-anak kita juga!
PojokAntiKorupsi.Com
Korupsi Berjalan Lancar : Ribuan Sekolah Rusak
 
 Home: Jaringan Kita
 Database Pendidikan
 Berita dan Artikel
 Informasi Dari Anda
 Mengenal Kami
 Sekolah Rusak & Ambruk
  
Sekolah Ambruk : Korupsi?

  
 Kesehatan & Kemiskinan
  
Korupsi & Kemiskinan

  
 Link-Link Khusus
  



Aspirasi Pendidikan Kita
Aspirasi Kita


  
 Cari Informasi Korupsi
  
  
Search Pendidikan Network
 
powered by FreeFind

  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com
Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  


Kita Harus Menghadapi Musuh Kita Bukan Korbannya

"KPK Kampanye Antikorupsi di Mal"

"SOLO, KOMPAS.com- Komisi Pemberantasan Korupsi akan menggelar kampanye dari mal ke mal di Kota Solo. Kampanye antikorupsi ini selain akan digelar di mal, seperti di Solo Grand Mall juga digelar di pusat keramaian lainnya, seperti pusat kuliner Gladag Langen Bogan dan Night Market Ngarsapura."

Apakah Korupsi Adalah Isu Seperti Pemilu, Rakyat Dapat Memilih?

Kami harus mengaku bahwa kami sangat bingung dengan tujuan-tujuan dan strategi-strategi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap korupsi. Korupsi dilakukan di kantor-kantor pejabat, mengapa KPK mengadakan Kampanye di Mall?

Masyarakat sangat bosen dan menderita oleh karena korupsi dan tidak perlu dikampanye, memang tujuannya siapa? Koruptor-koruptor jelas tidak perduli mengenai masyarakat atau negara kita dan tidak memiliki sifat moral sama sekali, jadi kampanye pasti tidak akan mempengaruhi mereka, jadi tujuannya apa sebenarnya? Apakah kegiatan di tempat umum begini supaya masyarakat dapat melihat KPK bergerak?

Yang masyarakat sangat ingin melihat adalah KPK bergerak di kantor pejabat, memeriksa semua transaksi dan menangkap kriminal-kriminal yang dihukum langsung. Cara-cara melaksanakan korupsi di Indonesia bukan rahasia (dapat dibaca di surat kabar).

Mengapa korupsi tidak langsung diberantaskan di Kantor-Kantor Pemerintah daripada membuang waktu dan uang di Mal.

Ayo Serius, Sudah waktunya!



"KPK Minta Diknas Adakan Pendidikan Antikorupsi"

Apakah strategi ini tidak sangat ironis?. Korupsi di DikNas saja belum diberantaskan padahal DikNas diminta untuk mendidik anti-korupsi. Pendidikan seperti apa kita dapat berharap dari DepDikNas?

"Korupsi terjadi di semua tingkatan dari Depdiknas, dinas pendidikan, hingga sekolah," kata Ketua Divisi Monitoring Pelayanan Publik (MPP) ICW, Ade Irawan."

Siswa-Siswi dan Mahasiswa-Mahasiswi Sudah Termasuk Yang Paling Anti-korupsi Di Negara Kita. Mereka adalah korban utama dari korupsi dan sangat mengerti isu-isu dan buruknya korupsi maupun koruptor. Kami harus tanya lagi apa tujuannya?

Kalau korupsi tidak diberantaskan di lapangan kerja duluan lulusan sekolah dan universitas, yang termasuk yang paling tidak berdaya, masih akan terpaksa ikut korupsi setelah mereka lulus dari pendidikannya. Anak-anak yang ingin jujur dan perkerjaan yang halal kelihatannya masih tidak akan mempunyai masa depan kalau menjadi pegawai negeri. Maupun nepotisme yang sangat merugikan negara kita karena bukan yang terbaik yang diterima sebagai pekerja, tetapi yang sangat buruk seperti saudaranya.

Ayo KPK, membersihkan lapangan kerja dulu supaya pelajar-pelajar di Indonesia dapat percaya bahwa pendidikan mereka maupun kemampuannya akan dihargai dan digunakan oleh negara kita!

Apakah Ada Negara Yang Pernah Memberantaskan Korupsi Oleh
Kampanye Antikorupsi Di Mall atau Oleh Pendidikan Anak-Anak?

Apakah In Strategi-Strategi Yang Digunakan Di Irak dan China!

"Irak Pecat 62.000 Pegawai Karena Korupsi"

"881.000 Pejabat China Dihukum"

Memberantaskan Korupsi Adalah Seperti Perang
Kita Harus Menghadapi Musuh Kita Bukan Korbannya!