Halaman UtamaKorupsi dan MoralKorupsi dan PendidikanKorupsi dan SDMInformasi KorupsiSaran KitaForum KorupsiPendidikan Network

Disini Anda dapat bersuara mengenai hal-hal Korupsi,   berkomunikasi dengan teman-teman dan kolega di Indonesia yang Anti-Korupsi,   menulis Aspirasi Anda terhadap Masa Depan Bangsa,   &    dapat memasang Berita mengenai Kegiatan Anti-Korupsi.
Suara Yang Peduli Bangsa Indonesia
Musuh Kita di Dalam Negeri
Corruption Information

Korupsi - Informasi

[ Links Pendidikan Di Sini ] [ English Language Here ]

World Bank Demands Indonesia Return $10M
Associated Press 09.29.2004

The World Bank has asked Indonesia's government to repay US$10 million it loaned the country to buy school textbooks, after an investigation found the money was stolen by corrupt publishing companies.

The bank barred 10 individuals and 26 companies - whom it said took part in "fraudulent and corrupt practices" related to the scheme - from receiving any more World Bank-financed contracts, it said in a statement released Wednesday.

Indonesia is one of the world's most corrupt countries. Central and local government officials regularly siphon off large chunks of foreign aid and loans despite crackdown efforts.

The US$10 million was part of a package of loans, the first of which was disbursed in 1995, that was earmarked to buy junior high school textbooks.

The bank launched an investigation in late 2000 into graft allegations linked to the textbook procurement after local news magazine Tempo alleged widespread irregularities in the program.

"Following an investigation ... the World Bank declared misprocurement and requested the Government of Indonesia to repay $10,000,000 from the disbursed proceeds of the loan," the bank's statement said.

The statement did not say whether government officials were involved in the corruption.

No one from the government was immediately available for comment. It was not clear how the World Bank intended to press its demand.

The World Bank, which has lent millions of dollars to Indonesia since the 1997-98 Asian financial crisis, says it is committed to ensuring that none of its loans are stolen.

There are estimates that corrupt government officials steal up to a quarter of development funds that international agencies disburse in Indonesia
http://www.forbes.com/home/feeds/ap/2004/09/29/ap1565393.html
.


BPK: Pemerintah Mega Korupsi RP166,5 Triliun
Batavia, September 24, 2004, Hal. 1

Rp166,5 Triliun dan US62,7 juta uang yang pasti hilang dikorupsi. BPK bahkan menyimpulkan, setiap tahun rata-rata penyimpangan anggaran negara sebesar Rp321,8 triliun.

Jakarta, MB
Badan Pemeriksa Keuangan menemukan 22 kasus yang berindikasi KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) dengan nilai nominal Rp166,5 triliun dan US62,7 juta selama kurun 1999-2003. Hal ini terungkap dalam laporan Ketua BPK Satrio Budhardjo Judono di depan anggota Majelis Permusyaratan Rakyat dalam sidang umum di gedung MPR/DPR Jakarta, Kamis (23/9)

Menurut Satrio kasus-kasus tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Agung dan Polri. “Tembusannya juga kami sampaikan ke Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Soal apakah diusut atau tidak, silahkan tanya kepada kedua lembaga itu,” katanya.

Jumlah itu, kata Satrio, belum termasuk hasil-hasil pemeriksaan atas perhitungan APBD provinsi/kabupaten/kota yang dimanfaatkan DPRD dalam pengawasan pelaksanaan APBD itu. “Perhitungan APBD telah semakin dimanfaatkan oleh DPRD,” ujarnya.

Temuan BPK itu merupakan temuan atas pemeriksaan lembaga-lembaga yang menggunakan keuangan negara baik melaui APBN maupun non APBN di pusat maupun daerah, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan-badan lain. Selain audit keuangan, BPK juga melakukan pemeriksaan terhadap kinerja yang dilanjutkan pemeriksaan investigatif terhadap lembaga-lembaga pemerintah itu.

Temuan indikasi korupsi itu merupakan jumlah dari kasus yang dilaporkan ke lembaga hukum saja. Sebab, dalam lampiran pidato Satrio itu, pemyimpangan keuangan negara itu jauh lebih besar lagi. Tahun 2000 merupakan tahun paling besar penyimpangan pelaksanaan keuangan negara, dari Rp1,732 triliun data keuangan yang diperiksa, hampir separuhnya atau Rp448,1 triliun tak jelas juntrungannya BPK menyimpulkan setiap tahun rata-rata penyimpangan anggaran negara setiap tahun sebesar Rp321,8 triliun atau 17,01 persen dari seluruh pemeriksaan selama satu periode pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Satrio meminta audit BPK harus bisa diketahui publik. Sehingga bermanfaat bagi aparatur pelaksana, masyarakat dan negara.

Rakyat kecewa
Menanggapi temuan BPK itu, pengamat ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM), Mochtar Masoed mengatakan, hal ini akan membuat rakyat semakin sakit hati terhadap pemerintahan Mega yang digulingkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

“Sebenarnya kita sudah tahu pemerintahan Mega itu korup, namun temuan BPK ini memang sangat menyentak. Rakyat akan makin kecewa karena ratusan triliun rupiah dimakan begitu saja oleh para koruptor, sementara hidup rakyat sekarang semakin susah,” ujar Mochtar.

Diingatkannya, selama badan penegak hukum masih seperti sekarang, maka korupsi akan terus merajalela. “Benahi Kejaksaan Agung, Polri dan lembaga pengawasan keuangan di pemerintahan. Jika tidak, KKN akan terus merajalela dan uang negara akan semakin dikorup."

“Dengan sistem hukum yang tidak jelas seperti sekarang ini orang tidak takut untuk menyelewengkan uang negara
. Di pemerintahan Mega coba sebutkan siapa pejabat yang tak mau diajak korupsi?” katanya. ·hen


Korupsi APBN 2004 Mencapai Rp 23 Triliun
Bandung, Kompas September 23, 2004, Hal. 13

Jumlah kasus korupsi terhadap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2004 mencapai Rp 23 triliun. Meski demikian, banyak kasus korupsi itu yang sulit diungkap.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Agung MA Rachman saat meresmikan sejumlah gedung baru di lingkungan kejaksaan Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa (21/9). Menurut dia, dari nilai APBN 2004 sebesar Rp584 triliun, sebanyak Rp23 triliun telah dikorupsikan. Jumlah korupsi itu dinilai Rachman sangat besar, apalagi ditengah era reformasi yang salah satunya mengupayakan pemberantasan korupsi.

“Untuk mengungkapkan kasus korupsi bukanlah hal yang mudah karena sudah ditutupi dengan pertanggungjawaban administrasi dan biasanya sudah berlangsung lama,” kata Rachman.
............... (Ju/MZW)

Pak Rachman, boleh kami tanya, apakah Rp 23 triliun tersebut belum termasuk uang tidak resmi (transaksi di bawah tangan), dan kebiasaan Markup-Markup yang katanya dari 50% sampai 150%? Apakah, Pak Rachman sudah mempastikan bahwa tidak ada korupsi di Kejaksaan Agung sendiri?

Nilai Rp 23 triliun apakah hanya dari kasus yang dilaporkan dan ditemukan di Kejaksaan Agung saja?

Korupsi "menurut Prof. Soemitro Djojohadikusumo bisa mencapai 30 persen dari APBN" atau Rp 175 triliun. Ref. Hukum Lemah, Korupsi Merajalela. Bukankah Kebanyakan kasus tidak ketahuan? Apa lagi karena kebiasaan "markup biaya" seringkali menyebabkan harga produk atau proyek menjadi sangat mahal tetapi tidak bermutu (sangat merugikan negara). Kita belum memikirkan gaji-gaji pegawai negeri yang tidak-produktif.

Ref. yang menarik:

  • Jaksa tak Berwenang Sidik Kasus Korupsi?
  • Soal Kaburnya Alex Manuputty
         Kejaksaan Agung dan Imigrasi Harus Bertanggung Jawab
  • Suara Keras Mengganti Jaksa Agung


  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
    Komisi pemberantasan korupsi merupakan lembaga negara yang bersifat independen yang dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya bebas dari kekuasaan manapun. Pimpinan komisi terdiri dari 5 (lima) orang yang merangkap sebagai anggota yang semuanya adalah pejabat negara.
    Bagi Masyarakat yang ingin menghubungi kami:
    Surat : Jl. Veteran III No. 2, Jakarta 10110
    Email : informasi@kpk.go.id
    Telp. (021) 23549141 Fax. (021) 3846122

    Depdiknas Diduga Korupsi Rp.150 milyar
    TEMPO Interaktif, Jakarta:Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Pendidikan Bangsa (LSM P2B) melaporkan dugaan korupsi di departemen pendidikan nasional kepada penyidik di Mabes Polri, sekitar pukul 11.00 WIB Selasa (18/5).
    "Kami akan menggugat Menteri Pendidikan Malik Fajar,“ kata Sahidin kepada wartawan. Pasalnya, Menteri Pendidikan Malik Fajar bertanggung jawab atas dikeluarkannya SK No.358/C/Kep/DS/2003 tanggal 7 Agusutus 2003 mengenai buku-buku pelajaran matematika untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pasal yang dikenakan adalah UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

    Hadapi Korupsi Sebagai Musuh Bersama
    KOMPAS Cyber Media - FOKUS

    Indonesia Didominasi Budaya Kekuasaan
    LEMBAGA pendidikan telah gagal memberikan gambaran yang baik tentang kebudayaan Indonesia. Umumnya, sekolah-sekolah hanya mengajarkan para murid untuk memuji-muji budaya yang luhur. Padahal budaya Indonesia sangat miskin dan compang-camping. Sejak zaman batu, Indonesia telah didominasi oleh budaya kekuasaan. Mereka hidup dari upeti saja. Lalu upeti dan korupsi itu adalah budaya Indonesia. ...

    Hampir Semua Perusahaan HPH/HTI Terlibat Korupsi Eksploitasi Kayu
    Jakarta, Kompas - Praktik korupsi dan kolusi bisnis eksploitasi kayu di hutan diduga dilakukan hampir semua perusahaan hak pengelolaan hutan dan hutan tanaman industri yang berdampak pada kerugian negara triliunan rupiah dan kerusakan hutan.

    Maluku News Portal - Korupsi
    Five parliamentary members in the Indonesian province of Aceh have gone on trial for allegedly misusing some $622,000 of the provincial budget. The five are among 10 MPs currently detained for purchasing cars for personal use with government cash. Prosecutors told a court in the main city of Banda Aceh that the 10 in turn are involved.

    "eramuslim" - Korupsi Kecil
    Hal kecil itu dianggap sebagai sesuatu yang biasa, sangat biasa malah. Saking biasa dan wajarnya hingga yang melakukannya pun bukan cuma orang miskin yang memanfaatkan kesempatan untuk dapat makan gratis.

    Suara Rakyat Sangat Berharga
    Sebenarnya kalau pemerintahan di era reformasi ini mampu menyelamatkan uang-uang negara yang lenyap karena praktik-praktik korupsi, rakyat bawah yang mayoritas .....

    "Saya Concern dengan Pemberantasan Korupsi"
    Liputan Khusus Pemilu 2004

    Gowa: Ada Indikasi Manipulasi Proyek Busway - 09/07/2004, 15:34 WIB -
    KOMPAS Cyber Media - Metropolitan

    PKS Janji Berantas Korupsi - Liputan Khusus Pemilu 2004

    Jika Konsisten Berantas Korupsi, PDIP Tidak Berkoalisi dengan Golkar
    Liputan Khusus Pemilu 2004

    Sitkom Nusa Getir Hadir Untuk Berantas Korupsi - 26/06/2003, 23:07 WIB -
    KOMPAS Cyber Media - Gaya Hidup

    Indonesia Corruption Watch (ICW)
    Established on 21 June, 1998 in the middle of reform movements that demanded clean government free from corruption, collusion, and nepotism.

    Investigasi-Korupsi.Com
    Situs investigasi-korupsi.com adalah sebuah situs berita dan informasi yang mengkhususkan diri dalam field pemberantasan korupsi di tanah air. Seperti diketahui, tak ada satupun negara di dunia yang bebas dari korupsi, termasuk Indonesia, tentu saja.

    Kumpulan Tulisan Mengenai Penanggulangan Korupsi di Indonesia
    Tujuan dari MTI dengan mengundang netters dan members MTI untuk menuliskan artikel, esai, gagasan, pendapat atau pengalaman menarik yang didengar atau dirasakan langsung yang berkaitan dengan semangat "PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA" adalah untuk untuk menghidupkan dan menyebarluaskan semangat pemberantasan korupsi Indonesia.

    KPK Masih Menyelidiki Dugaan Korupsi KPU
    Liputan6.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi masih mempelajari laporan Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat atas dugaan korupsi sebesar Rp 605 miliar di lingkuagan Komisi Pemilihan Umum.

    Indonesia Economy
    Capitalism, Socialism, Free markets, regulation, Government Policies, State Owned Businesses, Fiscal Deficits, Central Bank, Balance of Payments, Smuggling, Corruption, National... When it comes to corruption, Indonesia is at the top of the world

    Combating Corruption in Indonesia (PDF)
    Combating Corruption in Indonesia Enhancing Accountability for Development. World Bank. East Asia Poverty Reduction and Economic Management Unit. October 20, 2003. Only Indonesians can overcome corruption in Indonesia. They will do so if persuaded ....

    Strategies for preventing corruption in Indonesia
    Strategies for preventing corruption in Indonesia This paper briefly reviews the literature on corruption, making particular use of online resources for understanding current issues in Indonesia. ...

    Good governance and anti-corruption: the road forward for Indonesia
    Summarizes the recent progress (post 1998) made by Indonesia in combating corruption in Indonesia and outline a course for future action. Considered in the context of the ADB's anti-corruption policy efforts. Includes reports on donor assistance and decentralisation policies.

    Old Game or New? Corruption in Today’s Indonesia (PDF)
    Old Game or New? Corruption in Today’s Indonesia - NONO ANWAR MAKARIM • ROBERT N. HORNICK • WILLIAM S. COLE ASIA PROGRAMNO. The three-year-old democracy of Indonesia ... Rainforest: Anti- Corruption in Indonesia.

    Corruption' in Indonesia logging war
    Rampant corruption in Indonesia is hampering attempts to tackle the problem of illegal logging.

    News - The Costs of Corruption
    More than $1 trillion dollars (US$1,000 billion) is paid in bribes each year, according to ongoing research at the World Bank Institute (WBI).



    Mengirim Link



    Judul Artikel/Website:

    URL Website:

    Informasi tentang Website:

    Harap, Klik Sekali Saja!

    Saran Anda
    (Saran Anda dapat dipasang di sini)

    Mengunjungi:
    Aspirasi Pendidikan Kita
    Kunjungi Korupsi Org
    Pendidikan Network Indonesia
    Pendidikan Network

    Untuk yang Peduli Pendidikan

    HOME