Pendidikan Nade EasyTujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaTeknologi Tepat Guna
Kalau koruptor mencuri uang dan kekayaan kita, dan kita diam saja, salah sendiri. Tetapi malu, malu, malu kita kalau kita diam sambil melihat mereka mencuri masa depan anak-anak kita juga!
PojokAntiKorupsi.Com
Korupsi Berjalan Lancar : Ribuan Sekolah Rusak
 
 Home: Jaringan Kita
 Database Pendidikan
 Berita dan Artikel Baru
 Kenalkan Musuh Negara
  

Kenal Musuh Anda

  
 Sekolah Rusak & Ambruk
  
Sekolah Ambruk : Korupsi?

  
 Kesehatan & Kemiskinan
  
Korupsi & Kemiskinan

  
 Berita InfoKorupsi.Com
  
Berita di InfoKorupsi.Com

  
 Apa Pemerintah Serius?
  
Ikut Kegiatan Kami

  
 Seorang Aktivis HAM
  


Selamat Jalan Pak Munir!


  
 Cari Informasi Korupsi
  
  
Search Pendidikan Network
 
powered by FreeFind

  
 Link-Link Khusus
  



Aspirasi Pendidikan Kita
Aspirasi Kita


  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com

Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com

  
 Mengenal Kami
 100 Kunjungan Terakhir
 
Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
By admin
Friday, December 16, 2011 08:51:00 Clicks: 61 Send to a friend Print Version
Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
Diduga Gara-gara Permainan Mafia Proyek

Jum'at, 16 Desember 2011 , 08:51:00 WIB

RMOL. Lagi-lagi sekolah ambruk. Ironisnya, ini terjadi di Jakarta Barat, yang masih bagian ibukota negara. Padahal, tahun lalu bangunan tersebut baru direnovasi. Diduga, bangunan sekolah itu ambruk akibat permainan mafia proyek.

Ambruknya atap sekolah ini terjadi di SDN 03 Pagi Ke­lapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Akibatnya, sekitar 40 murid kelas tiga pun terpaksa mengikuti ujian semester di ruang mushola se­kolah mereka, Selasa (6/12) lalu.

Kebijakan ini diambil pihak sekolah yang terletak di Jl Inpres II RT 04/05, Kelapa Dua, karena atap salah satu ruang kelas di se­kolah itu ambruk pada Senin malam (5/12).

Beruntung, ambruknya eternit di ruang kelas itu tidak memakan kor­ban, karena saat peristiwa ber­langsung tidak ada kegiatan di ruangan tersebut. Akibat pe­ris­tiwa ini, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Kepala SDN 03 Pagi Kelapa Dua, Ismiyati mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga sekitar, saat eternit di ruang kelas tiga itu ambruk, terdengar suara gemuruh yang cukup keras. “Akibat peristiwa ini, kami kha­watir saat mengajar di ruang ke­las lainnya,” ujar Ismiyati.

Menurut Kepala Suku Dinas (Su­din) Pendidikan Dasar (Dik­das) Jakarta Barat, Delly Indi­ra­yati, bangunan gedung sekolah itu baru direnovasi total tahun lalu. Pihak sekolah baru meng­gunakan gedung itu terhitung sejak Januari 2011. “Bangunan itu baru digu­na­kan satu tahun,” katanya.

Saat ini, dikatakan Delly, pi­haknya masih mempelajari pe­nyebab pasti ambruknya eternit di ruang kelas tersebut. Pihaknya juga akan meminta pertang­gung­jawaban pihak pemborong yang mengerjakan renovasi total sekolah tersebut.

Pemerhati masalah pendidikan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Musni Umar mengatakan, maraknya gedung sekolah roboh, karena kualitas bangunan sekolah memang rendah. Menurut Musni, harusnya pembangunan dan renovasi gedung-gedung sekolah tidak ditenderkan kepada kon­traktor. “Tetapi itu sulit diwu­judkan, karena banyak mafia proyek,” katanya

Sebaiknya, lanjut Musni, dalam pembangunan gedung sekolah dipadatkaryakan saja. Yakni dengan mempekerjakan para tukang yang banyak bermu­kim di sekitar sekolah atau ping­giran Jakarta.

Dengan demikian, mereka men­dapat pekerjaan, hingga ber­dam­pak pada berku­rangnya pengang­guran dan kemiskinan. Masyara­kat juga menurutnya merasa me­miliki bangunan sekolah.

Hal lainnya, kata Musni, DKI Jakarta termasuk provinsi yang cu­kup besar menganggarkan untuk biaya pendidikan. Namun dia menyayangkan, karena alo­kasi untuk gaji pegawai dan re­munerasi guru menghabiskan anggaran sekitar 60 persen.

“Dengan anggaran sebesar itu, jelas tidak memadai untuk mem­bangun dan merenovasi gedung-gedung sekolah yang banyak dimakan usia,” tegasnya...............

Sumber: Rakyat Merdeka Online
Berita Lengkap: http://nusantara.rakyatmerdekaonline.com/read/2011/12/16/49143/Baru-Setahun-Direnovasi,-Sekolah-Di-Jakbar-Ambruk-
 
More Korupsi & Isu Keuangan Berita
. Modus Korupsi di Dunia Pendidikan Tidak Berubah
. Korupsi Kemendiknas, Polisi Bidik Satu Tersangka
. Kemdiknas : Cara Pejabat Korupsi Lewat Buku
. DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS : ICW: Tak Mungkin Tak Ada Korupsi!
. Siapa Lagi yang Terlibat di Kemdiknas?
. KKN Penerimaan Siswa Baru Harus Diusut
. Antikorupsi Akan Jadi Mata Kuliah Wajib
. Kepsek Diduga Gelapkan Bantuan Siswa Miskin
. Sosialisasi Antikorupsi : Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah
. Jadi Tersangka Kasus Rosa, Purek UNJ Diperiksa
 KORUPSI & ISU KEUANGAN
Penindakan Hukum Kasus Korupsi Pendidikan Lemah
Modus Korupsi di Dunia Pendidikan Tidak Berubah
Ini Wilayah Rawan Korupsi Anggaran Pendidikan
Anggaran Pendidikan Naik, Potensi Korupsi Besar
ICW: Dana BOS 2012 Masih Rawan Bocor
Jadi Tersangka Kasus Rosa, Purek UNJ Diperiksa
Sosialisasi Antikorupsi : Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah
Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
Kepsek Diduga Gelapkan Bantuan Siswa Miskin
Antikorupsi Akan Jadi Mata Kuliah Wajib
KKN Penerimaan Siswa Baru Harus Diusut
Korupsi Kemendiknas, Polisi Bidik Satu Tersangka
Kemdiknas : Cara Pejabat Korupsi Lewat Buku
Siapa Lagi yang Terlibat di Kemdiknas?
DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS : ICW: Tak Mungkin Tak Ada Korupsi!
Sulitnya Tekan Penyelewengan Dana BOS
ICW: Kemdiknas Harus Ubah Kebijakan BOS
Parah, 6 dari 10 Sekolah Tilap Dana BOS!
ICW Serahkan Audit BPK ke Kemdiknas
Tiga Pejabat DKI Disamakan dengan Gayus
ICW: Ah, Temuan BPK Masih Terlalu Kecil!
Akhirnya, Kadisdik Akui Ada Pelanggaran
Maaf, Pengembalian Tak Hapuskan Tuntutan
ICW: Rp 5,7 miliar, Angka yang Fantastis
DAK Rp 2,2 Triliun di Kemdiknas Raib!
Kasus Dugaan Korupsi RSBI
Edan, Koruptor Kok Nyaman di Penjara?
Indonesia Terkorup di Asia Pasifik
Koruptor Indonesia Banyak Bersembunyi di Singapura
KPK, PLN Bicara Korupsi Pelayanan Publik
Kini KPK Punya 5 Pilot Berpengalaman
Korupsi di Bank Century Sistematis
Republik Koruptor
Tujuh Perguruan Tinggi Desak Presiden Hentikan Kriminalisasi KPK
Mengapa Banyak Kasus Korupsi Melibatkan Lelaki?
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Rp1,7 Miliar di PDAM Barito Kuala
Tersangka Korupsi Pingsan saat akan Ditahan
ICW Tolak Hendarman Supandji Jadi Jaksa Agung Lagi
Koalisi LSM Tolak Pengesahan RUU Tipikor
Investigation of Corruption at Indonesia Embassy Supported
Korupsi Pengadaan Barang di Depdiknas Rp 20 Miliar
Rapornya Merah, Mendiknas Tak Layak Dipertahankan!
BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp33,5 Triliun
Pembangunan Jalan Nasional Berpotensi Korupsi
Dugaan Korupsi di Sektor Pendidikan Capai 852,7 Miliar
Korupsi Dana Pendidikan, dari Dinas hingga Sekolah
Penindakan Korupsi di Sektor Pendidikan Payah, Sangat Rendah!
Waduh...60 Persen Sekolah Tilap Dana BOS!
Pembahasan RUU Pengadilan Tipikor Sebaiknya Dihentikan
ICW: Empat Kegagalan BOS Capai Tujuannya
KPK Luncurkan Sistem Pelaporan Online
Kabinet Mendatang Harus Komit Berantas Korupsi
Pembentukan Pengadilan Tipikor Harus Bertahap
Panja Minta Hakim Tipikor Fokus Tangani Korupsi
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Ditahan
Minim Pelaporan Korupsi oleh Pengawas Internal
Sebanyak 68,9 persen Kasus Korupsi Divonis Bebas oleh Pengadilan Umum
KPK Tahan Mantan Pejabat Dephub
80 Pegawai Imigrasi Tilep Biaya 'Visa on Arrival'
Dana Rp 10 M Diduga Dibagikan ke Para Pejabat
Kasus Alih Fungsi Tanjung Api Api : Uang Hasil Korupsi Lenyap di DPR
KPK Tangkap Mantan Direktur Bank Jabar
Pemerintah Dinilai belum Berkontribusi dalam Pemberantasan Korupsi
Wali Kota Manado Dituntut Sembilan Tahun
KPK Jalin Kerja Sama Pemberantasan Korupsi dengan Australia
100 Kasus Salah Gunakan Nama KPK
Korupsi Proyek Dermaga di Indonesia Timur
Korupsi di Cilacap Rugikan Negara Rp 6,8 Miliar
ICW Laporkan Hari Sabarno ke KPK
KPK Periksa Mendagri Terkait Kasus Dugaan Korupsi
 Saran Isu Korupsi Online