|
| News / Korupsi & Isu Keuangan |
|
| |
| Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk | | By admin |
| Friday, December 16, 2011 08:51:00 |
Clicks: 61 |
 |
 |
|
|
Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
Diduga Gara-gara Permainan Mafia Proyek
Jum'at, 16 Desember 2011 , 08:51:00 WIB
RMOL. Lagi-lagi sekolah ambruk. Ironisnya, ini terjadi di Jakarta Barat, yang masih bagian ibukota negara. Padahal, tahun lalu bangunan tersebut baru direnovasi. Diduga, bangunan sekolah itu ambruk akibat permainan mafia proyek.
Ambruknya atap sekolah ini terjadi di SDN 03 Pagi Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Akibatnya, sekitar 40 murid kelas tiga pun terpaksa mengikuti ujian semester di ruang mushola sekolah mereka, Selasa (6/12) lalu.
Kebijakan ini diambil pihak sekolah yang terletak di Jl Inpres II RT 04/05, Kelapa Dua, karena atap salah satu ruang kelas di sekolah itu ambruk pada Senin malam (5/12).
Beruntung, ambruknya eternit di ruang kelas itu tidak memakan korban, karena saat peristiwa berlangsung tidak ada kegiatan di ruangan tersebut. Akibat peristiwa ini, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Kepala SDN 03 Pagi Kelapa Dua, Ismiyati mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga sekitar, saat eternit di ruang kelas tiga itu ambruk, terdengar suara gemuruh yang cukup keras. “Akibat peristiwa ini, kami khawatir saat mengajar di ruang kelas lainnya,” ujar Ismiyati.
Menurut Kepala Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Dasar (Dikdas) Jakarta Barat, Delly Indirayati, bangunan gedung sekolah itu baru direnovasi total tahun lalu. Pihak sekolah baru menggunakan gedung itu terhitung sejak Januari 2011. “Bangunan itu baru digunakan satu tahun,” katanya.
Saat ini, dikatakan Delly, pihaknya masih mempelajari penyebab pasti ambruknya eternit di ruang kelas tersebut. Pihaknya juga akan meminta pertanggungjawaban pihak pemborong yang mengerjakan renovasi total sekolah tersebut.
Pemerhati masalah pendidikan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Musni Umar mengatakan, maraknya gedung sekolah roboh, karena kualitas bangunan sekolah memang rendah. Menurut Musni, harusnya pembangunan dan renovasi gedung-gedung sekolah tidak ditenderkan kepada kontraktor. “Tetapi itu sulit diwujudkan, karena banyak mafia proyek,” katanya
Sebaiknya, lanjut Musni, dalam pembangunan gedung sekolah dipadatkaryakan saja. Yakni dengan mempekerjakan para tukang yang banyak bermukim di sekitar sekolah atau pinggiran Jakarta.
Dengan demikian, mereka mendapat pekerjaan, hingga berdampak pada berkurangnya pengangguran dan kemiskinan. Masyarakat juga menurutnya merasa memiliki bangunan sekolah.
Hal lainnya, kata Musni, DKI Jakarta termasuk provinsi yang cukup besar menganggarkan untuk biaya pendidikan. Namun dia menyayangkan, karena alokasi untuk gaji pegawai dan remunerasi guru menghabiskan anggaran sekitar 60 persen.
“Dengan anggaran sebesar itu, jelas tidak memadai untuk membangun dan merenovasi gedung-gedung sekolah yang banyak dimakan usia,” tegasnya...............
Sumber: Rakyat Merdeka Online
Berita Lengkap: http://nusantara.rakyatmerdekaonline.com/read/2011/12/16/49143/Baru-Setahun-Direnovasi,-Sekolah-Di-Jakbar-Ambruk- |
| |
|
| More Korupsi & Isu Keuangan Berita |
. Modus Korupsi di Dunia Pendidikan Tidak Berubah . Korupsi Kemendiknas, Polisi Bidik Satu Tersangka . Kemdiknas : Cara Pejabat Korupsi Lewat Buku . DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS : ICW: Tak Mungkin Tak Ada Korupsi! . Siapa Lagi yang Terlibat di Kemdiknas? . KKN Penerimaan Siswa Baru Harus Diusut . Antikorupsi Akan Jadi Mata Kuliah Wajib . Kepsek Diduga Gelapkan Bantuan Siswa Miskin . Sosialisasi Antikorupsi : Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah . Jadi Tersangka Kasus Rosa, Purek UNJ Diperiksa
|
|