Pendidikan Nade EasyTujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaTeknologi Tepat Guna
Kalau koruptor mencuri uang dan kekayaan kita, dan kita diam saja, salah sendiri. Tetapi malu, malu, malu kita kalau kita diam sambil melihat mereka mencuri masa depan anak-anak kita juga!
PojokAntiKorupsi.Com
Korupsi Berjalan Lancar : Ribuan Sekolah Rusak
 
 Home: Jaringan Kita
 Database Pendidikan
 Berita dan Artikel Baru
 Kenalkan Musuh Negara
  

Kenal Musuh Anda

  
 Sekolah Rusak & Ambruk
  
Sekolah Ambruk : Korupsi?

  
 Kesehatan & Kemiskinan
  
Korupsi & Kemiskinan

  
 Berita InfoKorupsi.Com
  
Berita di InfoKorupsi.Com

  
 Apa Pemerintah Serius?
  
Ikut Kegiatan Kami

  
 Seorang Aktivis HAM
  


Selamat Jalan Pak Munir!


  
 Cari Informasi Korupsi
  
  
Search Pendidikan Network
 
powered by FreeFind

  
 Link-Link Khusus
  



Aspirasi Pendidikan Kita
Aspirasi Kita


  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com

Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com

  
 Mengenal Kami
 100 Kunjungan Terakhir
 
Sosialisasi Antikorupsi : Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah
By admin
Friday, December 16, 2011 14:51:00 Clicks: 61 Send to a friend Print Version
Sosialisasi Antikorupsi
Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah
| Inggried Dwi Wedhaswary |

Jumat, 16 Desember 2011 | 14:51 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak siswa berlaku jujur sebagai salah satu langkah mencegah korupsi melalui kegiatan kampanye Berani Jujur Hebat. Kali ini, kegiatan diadakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/12/2011). Para siswa diajak berdiskusi tentang korupsi dan menonton film pendek yang menceritakan keberanian pelajar membongkar korupsi di sekolahnya.

Kami ingin menanamkan kejujuran di kalangan pelajar, khususnya sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, kata Koordinator Divisi Kampanye Publik ICW Illian Deta Arta Sari.

Menurut Illian, kejujuran perlu dipupuk secara dini terhadap kalangan pelajar. Para pelajar diajak untuk jujur mulai dari hal-hal kecil, seperti tidak mencontek saat mengerjakan ujian. Hal ini, katanya, merupakan tanggung jawab sebagai pelajar.

Bekal bersikap jujur ini dinilai penting, mengingat para pelajar ini akan memasuki dunia kerja, termasuk di lingkup pemerintahan sehingga sifat jujur, kritis, berani, dan bertanggung jawab harus ditanamkan sejak dini.

Mereka (pelajar) beberapa tahun mendatang akan menjadi ’orang’, kalau mereka tidak dibiasakan jujur, bagaimana kondisi bangsa ini ke depan, kata Illian yang juga ketua panitia kampanye Berani Jujur Hebat itu.

Sekretaris Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah Eko Haryanto mengatakan, kejujuran adalah langkah awal memberantas korupsi dan harus ditanamkan sejak dini.

Melalui kegiatan itu, Eko yang juga koordinator lokal kampanye Berani Jujur Hebat di Semarang, berharap, bisa menumbuhkan semangat kejujuran dan keberanian untuk memberantas tindak korupsi mulai hal terkecil.

Semangat antikorupsi tidak harus ditunjukkan melalui demonstrasi, namun bisa ditumbuhkembangkan dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya, tidak mau mencontek dan berlaku jujur ketika membeli sesuatu di kantin, katanya.

Selain itu, kata Eko, semangat antikorupsi bisa disuarakan melalui puisi, gambar, lukisan, dan lagu sesuai bakat dan minat setiap pelajar yang nantinya diharapkan bisa membantu mengajak orang lain memberantas korupsi.

Kampanye Berani Jujur Hebat rencananya digelar di tujuh kota, yaitu Bandung, Cirebon, Brebes, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, dan terakhir Solo, dengan mengajak pelajar kota setempat berkumpul di salah satu sekolah.

Sementara itu, Rahmat Fidel, siswa SMA Negeri 3 Semarang mengaku sangat membenci para koruptor. Ia mengatakan, para koruptor telah menghabiskan uang yang menjadi milik rakyat demi digunakan untuk memenuhi kepentingannya sendiri.

Kalau saya ya ingin para koruptor dihukum setimpal dengan perbuatan mereka merampas uang rakyat, hukuman penjara saya kira kurang setimpal dengan perbuatan mereka. Setidaknya, hukum koruptor dengan hukuman mati, kata Rahmat...............

Sumber: Kompas.Com
Berita Lengkap: http://edukasi.kompas.com/read/2011/12/16/14514341/
 
More Korupsi & Isu Keuangan Berita
. Modus Korupsi di Dunia Pendidikan Tidak Berubah
. Korupsi Kemendiknas, Polisi Bidik Satu Tersangka
. Kemdiknas : Cara Pejabat Korupsi Lewat Buku
. DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS : ICW: Tak Mungkin Tak Ada Korupsi!
. Siapa Lagi yang Terlibat di Kemdiknas?
. KKN Penerimaan Siswa Baru Harus Diusut
. Antikorupsi Akan Jadi Mata Kuliah Wajib
. Kepsek Diduga Gelapkan Bantuan Siswa Miskin
. Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
. Jadi Tersangka Kasus Rosa, Purek UNJ Diperiksa
 KORUPSI & ISU KEUANGAN
Penindakan Hukum Kasus Korupsi Pendidikan Lemah
Modus Korupsi di Dunia Pendidikan Tidak Berubah
Ini Wilayah Rawan Korupsi Anggaran Pendidikan
Anggaran Pendidikan Naik, Potensi Korupsi Besar
ICW: Dana BOS 2012 Masih Rawan Bocor
Jadi Tersangka Kasus Rosa, Purek UNJ Diperiksa
Sosialisasi Antikorupsi : Kampanye 'Berani Jujur Hebat' Merambah Sekolah
Baru Setahun Direnovasi, Sekolah Di Jakbar Ambruk
Kepsek Diduga Gelapkan Bantuan Siswa Miskin
Antikorupsi Akan Jadi Mata Kuliah Wajib
KKN Penerimaan Siswa Baru Harus Diusut
Korupsi Kemendiknas, Polisi Bidik Satu Tersangka
Kemdiknas : Cara Pejabat Korupsi Lewat Buku
Siapa Lagi yang Terlibat di Kemdiknas?
DUGAAN KORUPSI KEMDIKNAS : ICW: Tak Mungkin Tak Ada Korupsi!
Sulitnya Tekan Penyelewengan Dana BOS
ICW: Kemdiknas Harus Ubah Kebijakan BOS
Parah, 6 dari 10 Sekolah Tilap Dana BOS!
ICW Serahkan Audit BPK ke Kemdiknas
Tiga Pejabat DKI Disamakan dengan Gayus
ICW: Ah, Temuan BPK Masih Terlalu Kecil!
Akhirnya, Kadisdik Akui Ada Pelanggaran
Maaf, Pengembalian Tak Hapuskan Tuntutan
ICW: Rp 5,7 miliar, Angka yang Fantastis
DAK Rp 2,2 Triliun di Kemdiknas Raib!
Kasus Dugaan Korupsi RSBI
Edan, Koruptor Kok Nyaman di Penjara?
Indonesia Terkorup di Asia Pasifik
Koruptor Indonesia Banyak Bersembunyi di Singapura
KPK, PLN Bicara Korupsi Pelayanan Publik
Kini KPK Punya 5 Pilot Berpengalaman
Korupsi di Bank Century Sistematis
Republik Koruptor
Tujuh Perguruan Tinggi Desak Presiden Hentikan Kriminalisasi KPK
Mengapa Banyak Kasus Korupsi Melibatkan Lelaki?
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Rp1,7 Miliar di PDAM Barito Kuala
Tersangka Korupsi Pingsan saat akan Ditahan
ICW Tolak Hendarman Supandji Jadi Jaksa Agung Lagi
Koalisi LSM Tolak Pengesahan RUU Tipikor
Investigation of Corruption at Indonesia Embassy Supported
Korupsi Pengadaan Barang di Depdiknas Rp 20 Miliar
Rapornya Merah, Mendiknas Tak Layak Dipertahankan!
BPK Temukan Potensi Kerugian Negara Rp33,5 Triliun
Pembangunan Jalan Nasional Berpotensi Korupsi
Dugaan Korupsi di Sektor Pendidikan Capai 852,7 Miliar
Korupsi Dana Pendidikan, dari Dinas hingga Sekolah
Penindakan Korupsi di Sektor Pendidikan Payah, Sangat Rendah!
Waduh...60 Persen Sekolah Tilap Dana BOS!
Pembahasan RUU Pengadilan Tipikor Sebaiknya Dihentikan
ICW: Empat Kegagalan BOS Capai Tujuannya
KPK Luncurkan Sistem Pelaporan Online
Kabinet Mendatang Harus Komit Berantas Korupsi
Pembentukan Pengadilan Tipikor Harus Bertahap
Panja Minta Hakim Tipikor Fokus Tangani Korupsi
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Ditahan
Minim Pelaporan Korupsi oleh Pengawas Internal
Sebanyak 68,9 persen Kasus Korupsi Divonis Bebas oleh Pengadilan Umum
KPK Tahan Mantan Pejabat Dephub
80 Pegawai Imigrasi Tilep Biaya 'Visa on Arrival'
Dana Rp 10 M Diduga Dibagikan ke Para Pejabat
Kasus Alih Fungsi Tanjung Api Api : Uang Hasil Korupsi Lenyap di DPR
KPK Tangkap Mantan Direktur Bank Jabar
Pemerintah Dinilai belum Berkontribusi dalam Pemberantasan Korupsi
Wali Kota Manado Dituntut Sembilan Tahun
KPK Jalin Kerja Sama Pemberantasan Korupsi dengan Australia
100 Kasus Salah Gunakan Nama KPK
Korupsi Proyek Dermaga di Indonesia Timur
Korupsi di Cilacap Rugikan Negara Rp 6,8 Miliar
ICW Laporkan Hari Sabarno ke KPK
KPK Periksa Mendagri Terkait Kasus Dugaan Korupsi
 Saran Isu Korupsi Online